Inggris Akan Larang Pemakaian Limbah PLastik Termasuk Sendok dan Garpu Plastik

Zyklus Indonesia

2 November 2021

gambar

Barang plastik sudah tidak umum lagi bagi kita di Indonesia yang notabennya hampir setiap saat menggunakan plastik untuk keperluan pribadi. Namun lain halnya dengan di negara dengan bahasa internasional yaitu negara Inggris yang dalam waktu dekat akan melarang pemakaian limbah plastik termasuk sendok plastik dan garpu plastik.

Pemerintah Inggris berencana untuk melarang penggunaan alat makan plastik sekali pakai di seluruh negara tersebut, sebagai bagian dari apa yang disebut oleh London sebagai "perang terhadap plastik".

Para menteri mengatakan bahwa langkah itu juga diharapkan bisa mengurangi sampah plastik, termasuk limbah yang tersebar di lautan dan membahayakan lingkungan serta ekosistem, demikian seperti dikutip dari BBC, Minggu (29/8/2021).

Menteri Lingkungan George Eustice mengatakan semua orang telah "melihat kerusakan yang dilakukan plastik terhadap lingkungan kita" dan tindakan itu adalah hal yang benar untuk "menerapkan langkah-langkah yang akan mengatasi sampah plastik yang secara sembarangan berserakan di taman dan ruang hijau dan terdampar di pantai."

"Rencana ini akan membantu kita membasmi penggunaan plastik yang tidak perlu yang mendatangkan malapetaka dengan lingkungan alam kita."

Konsultasi tentang kebijakan akan diluncurkan pada musim gugur - meskipun pemerintah belum mengesampingkan termasuk barang-barang lain dalam larangan tersebut.

Tetapi aktivis lingkungan mengatakan tindakan yang lebih mendesak dan lebih luas diperlukan.

Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara sudah memiliki rencana untuk melarang alat makan plastik sekali pakai, dan Uni Eropa membawa larangan serupa pada bulan Juli 2021 – menempatkan para menteri di Inggris di bawah tekanan untuk mengambil tindakan serupa.

Rata-rata, setiap orang di Inggris menggunakan 18 piring plastik sekali pakai dan 37 item plastik sekali pakai alat makan setiap tahun, menurut angka pemerintah.

Para menteri juga berharap untuk memperkenalkan langkah-langkah di bawah RUU Lingkungan untuk mengatasi polusi plastik - seperti skema pengembalian deposit pada botol plastik untuk mendorong daur ulang dan pajak kemasan plastik - tetapi rencana baru ini akan menjadi alat tambahan.

Menurut Departemen Lingkungan, Makanan dan Urusan Pedesaan, setiap orang menggunakan 18 piring plastik sekali pakai dan 37 peralatan makan plastik sekali pakai setiap tahun di Inggris.

“Kita semua telah melihat kerusakan yang dilakukan plastik terhadap lingkungan. Benar bahwa kami menerapkan langkah-langkah yang akan mengatasi plastik yang berserakan sembarangan di taman dan ruang hijau kami dan terdampar di pantai,” ujar Menteri Lingkungan George Eustice.

Tetapi daya tahan yang membuat peralatan makan plastik sangat berguna juga berarti dapat bertahan selama berabad-abad di tempat pembuangan sampah, pedesaan, atau laut.

Namum RUU Lingkungan Hidup itu masih akan melalui Parlemen dan belum menjadi undang-undang.

Sumber :

https://www.liputan6.com/global/read/4643686/inggris-akan-larang-alat-makan-plastik-sekali-pakai-cegah-malapetaka-limbah

https://www.beritasatu.com/dunia/820303/inggris-akan-larang-sendok-dan-garpu-plastik

https://www.liputan6.com/health/read/4647979/pemerintah-inggris-bakal-melarang-peralatan-plastik-sekali-pakai

logo_zyklus

Cari tau berita terbaru

© 2021 Zyklus